Mohon Maaf apabila apa yang Kami tampilkan dalam keadaan apa adanya kami usahakan tampil sederhana demi perubahan yang sederhana. Maka saya memulainya dengan cara sederhana

Kamis, 09 Maret 2017

Mempersiapkan Generasi Penerus Keluarga

        
Keluarga adalah pokok penting yang fundamental bagi pembangunan individu secara personal. Maka dari itu, sifat anak pastilah mencerminkan sifat dari orang tuanya atau dari orang-orang lain yang dituakan dalam keluarga itu. Dari keluarga dapat lahir beraneka ragam individu dalam hal karakter dan kebudayaan yang berbeda
Generasi pendahulu mesti mempersiapkan generasi penerus untuk menjadi pemimpin  keluarganya yang baik dan penuh tanggungjawab. Dalam fenomena ini sering ada stigma negatirf, bahwa generasi pertama itu membangun, generasi kedua menikmati dan generasi ketiga menghancurkan.
Salah satu aspek penting dalam upaya peningkatan Solidaritas dan kemandirian sebuah ikatan kekeluargaan adalah melalui suatu wadah dalam rangka mempersatukan keluarga dalam suatu Visi dan Misi yang sama dalam bentuk komitmen bersama sebagai tolok ukur dan alat bantu bagi perumusan terselenggaranya sebuah kelompok yang bertumbuh besar dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, serta peluang dan ancaman yang dihadapi dalam keluarga guna mendukung pencapaian tujuan dalam sebuah komitmen bersama.
Menciptakan sumber daya manusia dan generasi masa depan yang berkualitas, bukanlah persoalan yang sederhana dan mudah. Karena selain membutuhkan strategi yang tepat dengan program-program yang memiliki daya ungkit tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dibutuhkan perencanaan yang baik dan pengelolaan yang baik pula,dan juga dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Segenap komponen bangsa dan masyarakat harus bersungguh-sungguh berupaya meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kualitas sumber daya manusianya melalui pola pendidikan dan atau pembinaan yang tepat serta penanganan yang profesional. Hal ini mengisyaratkan, bangsa kita harus memiliki kemauan dan tekat yang kuat untuk membangun generasi yang tidak saja sehat, cerdas dan trampil, tetapi juga generasi yang tidak gagap teknologi, menghargai keterbukaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, norma-norma sosial, dan aturan-aturan agama.
Sebab tanpa berbekal kemauan dan tekat kuat yang diiringi dengan model pengelolaan yang tepat, upaya-upaya yang dilakukan meskipun dengan biaya yang besar dan melibatkan para ahli dibidangnya, hasilnya tidak akan pernah optimal bahkan akan cenderung mengalami kegagalan.
Membangun atau membentuk generasi masa depan yang berkualitas, harus dimulai dengan mengkondisikan tiga lingkungan strategis, yaitu : sekolah, masyarakat dan keluarga. Keluarga adalah faktor yang paling penting, karena keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama dikenal oleh setiap individu.





0 komentar

Posting Komentar